Tradisi Minta maaf menjelang Ramadhan

Ada banyak tradisi yang cukup menarik setiap menjelang datangnya bulan Ramadhan, salah satunya tradisi untuk saling meminta maaf. Lebih dari 10 pesan sms saya terima dari teman dan keluarga. Mulai dari yang isinya serius hingga yang lucu-lucu. Namun tidak hanya sms, tapi juga kiriman email bahkan tulisan di blog yang isinya saling meminta maaf yang seakan memperkuat tradisi ini.

Di antara ucapan itu, ada kiriman email yang mencantumkan dalil yang (seakan) memperkuat tradisi itu, yaitu :

Do’a malaikat Jibril menjelang Ramadhan :

“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad,apabila
sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
* Tidak berma’afan telebih dahulu antara suami dan istri;
* Tidak berma’afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.

Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali.

Membaca email tersebut, terus terang saya ngeri karena berdasarkan dalil tersebut puasa shaum kita tidak akan bernilai kalau tidak saling meminta maaf dulu sebelum memasuki bulan Ramadhan. Wah, bisa-bisa shaumku selama ini tidak di terima nih. Jujur saja, saya baru tahu tradisi ini 2 tahun ini, bahkan dalilnya baru tahu sekarang.

Saya berusaha mencari validitas dari hadist tersebut, ternyata pencarian saya di software hadist tidak membuahkan hasil. Bahkan saya malah menerima email yang menyatakan bahwa hadist tersebut merupakan salah satu hadist palsu dan ada penjelasan dari Eramuslim mengenai tradisi ini.

Penjelasan mengenai tradisi bermaafan ini secara gamblang juga sempat dibahas di [sini]. Bahkan ada juga yang menggugat tradisi ini loh.😉

Kesimpulan

Budaya untuk saling memaafkan sangat di anjurkan oleh Islam tapi jangan sampai kita terjebak dalam suatu tradisi sehingga hanya saling bermaafan di waktu tertentu saja. Menjelang bulan Ramadhan mungkin merupakan saat yang tepat untuk saling meminta maaf tapi perlu di ingat ini bukanlah kewajiban dan juga bukan syarat di terimanya ibadah kita.

Wallahu ‘alam. Selamat beribadah !

5 Responses to “Tradisi Minta maaf menjelang Ramadhan”


  1. 1 dyan September 16, 2007 pukul 7:18 am

    setuju!!!
    ‘jgan sampe qt terjebak dalam satu tradisi..’
    tapi teteup kita jg mesti sering2 bermaafan meski ga bulan ramadhan, gt. kaya cerita temen aku yg di ‘maafin aku yah..’

  2. 2 Goslink September 20, 2007 pukul 5:55 am

    setuju banget mbak…:-)

  3. 3 rini Agustus 22, 2008 pukul 6:18 am

    Assalamu’alaykum
    Tadi ada juga sempat dapat broadcast hadist itu. Serem banget bacanya. Ana coba cari sumber hadistnya, ternyata palsu.
    Jazaakumullah khairan katsiraa….

  4. 4 [irwan] September 1, 2008 pukul 2:08 pm

    Selamat beribadah shaum untuk semua, mohon maaf lahir dan bathin.

    Salam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tentang

Blog ini milik Agus Wahyudin, an ordinary person who live in extraordinary world.

Lisensi

Silahkan mengutip sebagian atau keseluruhan tulisan dalam blog ini dengan mencantumkan sumbernya karena mungkin ada karya orang lain dalam blog ini yang harus dihargai usahanya.

Banner & Button

Indonesian Muslim Blogger Blogger Indonesia Personal Blogs - Blog Top Sites

Untuk mengetahui update tulisan terbaru silahkan masukkan alamat email anda

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

Arsip

Kategori

Negara Pengakses

Yang sedang baca

hit counters

Jumlah Pengakses

  • 359,267 hits

RSS Kaskus FJB

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Detik-net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: