Manipulasi ayat demi kepentingan politik

Ketika sedang dalam perjalanan ke rumah orang tua saya di wilayah Jakarta Timur, saya melihat gambar / poster dari salah satu calon gubernur (wagub incumbent) seperti ini :

Poster Fauzi Bowo

Hadist yang mestinya berbunyi : “Serahkan urusan kepada ahlinya”, di manipulasi untuk kepentingan politik (pilkada) sehingga menjadi : ” Urusan Jakarta serahkan pada Ahlinya”. Manipulasi hadist ini justru digunakan oleh partai yang dalam platformnya bukan berdasarkan agama.

Saya serasa dejavu karena hal ini juga biasa di lakukan oleh partai ini dalam era orde baru. Tampaknya tidak ada perubahan sikap (sifat) politik dari partai ini. Menghalalkan segala cara untuk kepentingan politik.

Lucunya, Penggunaan atribut agama dengan manipulasi hadist justru berimplikasi kepada partai Islam dengan munculnya stigma negatif kepada partai yang memiliki platform agama (Islam).

Tampaknya perjalanan ke arah politik yang cerdas di Indonesia masih sangat jauh.


11 Responses to “Manipulasi ayat demi kepentingan politik”


  1. 1 Sukma Agustus 2, 2007 pukul 7:42 am

    Bagaimana anda tau kaau dia mengambil itu dari hadits ? Apakah anda pernah menanyakannya ?? Atau hanya perkiraan anda saja ?

    Kalau anda hanya mengira2 kemudian menuliskan ini, sangat disayangkan saja

  2. 2 awahyudin Agustus 2, 2007 pukul 9:04 am

    Mungkin anda kurang teliti, silahkan lihat di photo yang saya ambil. Secara utuh tulisan dalam poster itu berbunyi : “Urusan Jakarta serahkan pada Ahlinya (Al hadist)”. Di bawah poster itu ada tulisan DPD II Partai Golkar Jakarta Timur. Saya memang tidak menanyakan langsung kepada pembuatnya, tapi secara nyata tulisan dalam poster itu telah menjawab pertanyaan anda.

    Anyway, terimakasih atas masukannya untuk melakukan re-check (tabayyun) atas segala informasi.

  3. 3 bakazero Agustus 2, 2007 pukul 5:38 pm

    whoa…
    satu lagi contoh “segala cara untuk mencapai tujuan”

    tapi saya juga ga ngerti euy…
    bedanya partai yang berplatform “agama” dan yang tidak dimana?

    toh kalo menang, kedua2nya ga bisa tuh gantiin demokrasi dan pancasila sebagai dasar negara…

  4. 4 awahyudin Agustus 3, 2007 pukul 6:39 am

    Wah kalau masalah itu saya bukan ahlinya 🙂
    Yang ingin saya sampaikan dalam posting ini adalah terkadang partai yang memiliki platform “agama” selalu di stigma kan akan menggunakan dogma2 agama dalam kepentingan politik, tapi kenyataannya dogma tersebut justru dimunculkan oleh parpol yang mengklaim dirinya nasionalis sekuler.

  5. 5 mataharicinta Agustus 10, 2007 pukul 6:15 am

    kalo kata nicholo machiaveli,
    “lakukan segala cara untuk meraih yang diinginkan”

    sebaiknya kita pantau aja lah gimana kinerja, kalo gak salah belio menang suara terbanyak ya mas. belio kan katanya punya solusi buat ngatasin macetnya jakarta n banjir yang suka banget bertandang di ibukota indonesia ini. apakah bener udah bekerja pada hari pertama?

  6. 6 awahyudin Agustus 13, 2007 pukul 6:01 am

    Setuju mbak, mari kita pantau kinerjanya. Apakah benar-benar “ahlinya” atau katanya ahli,🙂

  7. 7 indriatmoko Juli 8, 2008 pukul 2:43 pm

    hadist kan buatan manusia, ya bisa aja di rubah, bahkan di batalkan. hadist kan ada yang shoheh, doif, palsu dll lah…
    jadi kedudukan hadist relatifkan?

    salam…
    #im…

  8. 8 Goslink Juli 9, 2008 pukul 1:50 am

    Pengertian hadist antara saya dan anda kayanya harus disamakan dulu deh. Kalau saya memahami hadist adalah segala ucapan dan perbuatan dari Nabi Muhammad saw.

    Kalau perkara hadist shahih, dhoif dan palsu itu adalah karena masalah perawinya…

  9. 9 indriatmoko Juli 10, 2008 pukul 2:57 pm

    salamun alaikum…..

    terima kasih mas goslink…untuk menyamakan pengertian hadist, sepertinya sulit, maaf kan menurut saya hadist bersifat relatif, jadi sulit untuk di samakan. tapi baiklah kita bisa berdiskusi dan tukar pemahaman. saya ingin bertanya tentang hadist”penajisan anjing” bagaimanakah dan atas dasar apa sehingga terjadi hadist tersebut? dan mayoritas umat muslim melegalkan dan menjalankan syari’at hadist tersebut.

    salam…
    #im…

  10. 10 ahmad Oktober 21, 2009 pukul 6:29 pm

    حدثنا ‏ ‏معاذ بن فضالة ‏ ‏حدثنا ‏ ‏هشام ‏ ‏عن ‏ ‏يحيى بن أبي كثير ‏ ‏عن ‏ ‏أبي سلمة ‏ ‏عن ‏ ‏أبي هريرة ‏ ‏رضي الله عنه ‏ ‏قال قال رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏من أمسك كلبا فإنه ينقص كل يوم من عمله ‏ ‏قيراط ‏ ‏إلا كلب حرث أو ماشية
    ‏ قال ‏ ابن سيرين ‏ ‏وأبو صالح ‏ ‏عن ‏ ‏أبي هريرة ‏ ‏عن النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏إلا كلب غنم أو حرث أو صيد ‏ ‏وقال ‏ ‏أبو حازم ‏ ‏عن ‏ ‏أبي هريرة ‏ ‏عن النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏كلب صيد أو ماشية ‏

    http://hadith.al-islam.com/Display/Display.asp?hnum=2154&doc=0&IMAGE=%DA%D1%D6+%C7%E1%CD%CF%ED%CB
    tentang pemeliharaan anjing
    hadits bukhori nomer 2154

  11. 11 ahmad Oktober 21, 2009 pukul 6:30 pm

    tentang najisnya liur anjing, wah banyak sekali hadisnya.. biasane pada bab thoharoh, silahkan disimak lagi buku²nya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tentang

Blog ini milik Agus Wahyudin, an ordinary person who live in extraordinary world.

Lisensi

Silahkan mengutip sebagian atau keseluruhan tulisan dalam blog ini dengan mencantumkan sumbernya karena mungkin ada karya orang lain dalam blog ini yang harus dihargai usahanya.

Banner & Button

Indonesian Muslim Blogger Blogger Indonesia Personal Blogs - Blog Top Sites

Untuk mengetahui update tulisan terbaru silahkan masukkan alamat email anda

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

Arsip

Kategori

Negara Pengakses

Yang sedang baca

hit counters

Jumlah Pengakses

  • 359,267 hits

RSS Kaskus FJB

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Detik-net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: