Orang Indonesia di mata Orang Jepang

Di kantor tempat saya bekerja saat ini, ada 1 orang Jepang yang di kirim dari Perusahaan Principal di Jepang untuk training di Indonesia selama 1 tahun, Istilahnya di sini ICT (Inter Company Transfer).

Ini merupakan kunjungan pertamanya ke Indonesia. Dia sangat cerdas menurut saya, kemampuan menyerap bahasa Indonesia-nya sangat cepat, bahkan bisa menyanyikan lagu yang sedang populer di sini, ada sekitar 10 lagu yang dia kuasai (saya sendiri terkadang tidak hapal..hehe). Selain itu dia sangat mudah bergaul, menurut saya jarang sekali ada orang Jepang se-supel dia (Di kantorku ada sekitar 5 orang Jepang yang menduduki posisi Top Management). Tiap bulan dia selalu mengirimkan laporan ke Jepang, terutama yang terkait dengan masalah budaya di kantor. Laporannya mulai dari budaya mengucapkan selamat kepada yang sedang ulang tahun, banjir di jakarta, joki 3 in 1, budaya suit dan sebagainya.

Saya tertarik untuk menanyakan kepadanya mengenai pendapat Orang Jepang terhadap Indonesia dan Orang Indonesia. Saya memberikan beberapa pertanyaan tertulis kepadanya,berikut ini hasil survey saya terhadapnya:

Saya : Sebelum kamu pergi ke Indonesia, sebutkan 3 hal pendapatmu tentang Indonesia
Dia : Takut karma teror (mungkin maksudnya teroris); I think all area is like Bali; If I go to mountain everybody uses koteka (primitif sekali kita yah..)

Saya : Sebelum kamu pergi ke Indonesia, sebutkan 3 hal pendapatmu tentang orang Indonesia
Dia : Everybody jam karet; Sumea orang baik hati; Sumea orang kira-kira (maksudnya tidak bisa memberikan jawaban pasti)

Saya : Dimana kamu mendapatkan informasi mengenai Indonesia & Orang Indonesia
Dia : Oleh internet & Guide book

Saya : Tolong gambarkan hubungan antara orang Indonesia dan orang Jepang di Jepang
Dia : Bagus sekali. Orang jepang suika orang dan Negara Indonesia (terlalu klise menurut saya..)

Saya : Setelah kamu datang ke Indonesia, sebutkan 3 hal pendapatmu tentang Indonesia
Dia : Macet bangat, tidak bisa berjalan, air kotor & banyak polusi

Saya : Setelah kamu datang ke Indonesia, sebutkan 3 hal pendapatmu tentang Orang Indonesia
Dia : Baik hati sekali, Kira kira, kadang kadang kembali uang tidak ada

Saya : Makanan apa yang paling kamu suka di Indonesia
Dia : Kwetiao (ini kan chinesse food, atau kita klaim aja..hehe..)

Saya : Tempat mana yang paling kamu suka di Indonesia
Dia : Bali (jawaban standar yah..)

Saya : Aktivitas apa yang suka kamu lakukan di Indonesia
Dia : Soft boll & Golf & batminton

Saya : Sebutkan 3 hal yang paling kamu suka di Indonesia
Dia : Besar hati, masakan enak, cepat menjadi teman

Saya : Sebutkan 3 hal yang paling tidak kamu suka di Indonesia
Dia : Macet, Kadang kadang jam karet, banjir

Dari hasil pertanyaan ini saya menyimpulkan bahwa Informasi mengenai kondisi Indonesia sebenarnya di Jepang sangatlah minim dan hanya di dominasi oleh internet. Isu teroris yang selalu di hembuskan media (terutama media Barat) menjadikan stigma negatif tentang Indonesia. Yang menarik ternyata budaya jam karet di sini justru sudah sangat populer di sana ;-(

21 Tanggapan ke “Orang Indonesia di mata Orang Jepang”


  1. 1 sachroel November 27, 2007 pukul 4:19 pm

    he..he..”macet”-nya yg paling berkesan ya heheheh

  2. 2 Eka November 28, 2007 pukul 1:05 am

    Jangan sampai macet diambil oleh negara lain.. Kita harus melestarikannya. Kita daftarkan ke kantor paten

  3. 3 kabarihari November 28, 2007 pukul 4:34 am

    “Everybody jam karet; ………i; Sumea orang kira-kira (maksudnya tidak bisa memberikan jawaban pasti)”

    Saya sering menerima komplen dari kustomer Jepang..sepertinya karena dua hal itu…

  4. 4 Mihael "D.B." Ellinsworth November 28, 2007 pukul 8:52 am

    Kok bisa ketahuan kalau orang kita seringnya terlambat ? :-?

  5. 5 mulyoph November 28, 2007 pukul 9:24 am

    Jalan – jalan di Jepang memang bersih dari polusi, tidak ada mobil yang pake bahan bakar solar (Bus-busnya yang sudah gak lulus uji emisi aja diekspor ke Indonesia, gimana Negeri kita gak berpolusi yah.he…he…he…), bensinnya aja low PB, di Jepang jalannya tidak selebar jalan2 di JKT tapi jarang macet, tiap mobil dilengkapi GPS yang bisa menunjukkan populasi mobil di jalan terdekat dengan posisi mobil yang ditumpangi, sehingga bisa mencari jalur alternatif dengan mudah……….

    Orang Jepang ada yang baik hati, tapi banyak juga yang mewarisi sifat2 nenek moyangnya ……penjajah gitu loh…….

    Orang Jepang di Jepang tidak suka alias jarang lembur, tapi begitu datang ke Indonesia jadi gila masuk kerja hari libur……….kenapa yah……..?????

  6. 6 Mas Kopdang November 28, 2007 pukul 10:08 am

    3 hal Jepang di Mata Indonesia:
    1. Kerja keras
    2. Suka main wanita,
    3. Konsekuen.

  7. 7 devino November 28, 2007 pukul 11:40 am

    budaya kita beda bangedh yahh,,,

    orang jepang ituh kadang2 sukah freak juga,, kayak nyolongin daleman dll.

    gua tau orang jepang dari drama dan anime doank,,
    tapi yang paling nempel yang di film karutn,, hehehe

  8. 8 Kopral Geddoe November 28, 2007 pukul 3:01 pm

    Sebenarnya sama saja, sih. Kita di mata Jepang, Jepang di mata kita, AS di mata kita, kita di mata AS, Rusia di mata kita, kita di mata Rusia, semuanya mah masalah media… :lol:

  9. 9 Goslink November 29, 2007 pukul 5:27 am

    ;-) sachroel, Eka, kabarihari : kemacetan di Jakarta + jam karet mungkin sudah trademark kita kali yah…setuju dengan Eka kita daftarkan aja hak patennya..takut di ambil Malaysia..hehe

    ;-) Mihael DB :Mungkin berdasarkan pengalaman mereka berinteraksi dengan orang Indonesia kali yah..

    ;-) mulyoph : Klo menurut pengakuan orang Jepang di tempat saya bekerja justru sebaliknya. Di sana jam kerjanya bisa sampai jam 2 pagi. Tapi di sini dia bingung karena jam 5 sore lebih sedikit biasanya kantor sudah sepi..hehe..

    ;-) Mas Kopdang : kebanyakan sih gitu…tapi saya belum berani menggeneralisir..

    ;-) devino : Kebanyakan baca city hunter yah :-)

    ;-) Kopral Geddoe : Setuju sih mas, semua tergantung persepsi. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap persepsi seseorang di antaranya berapa banyak informasi yang di terima oleh orang tersebut.

  10. 10 weni msi Desember 4, 2007 pukul 7:03 am

    sebenarnya siy tergantung cara pandang. mang sih untuk urusan mentalitas secara umum indonesia ya……………..gitu dech tapi kita tetap punya budya yang orang suka sama kita. apa coba ? cari aja ndiri……….
    salam kenal buat orang jepang dimanapun berada
    haik

  11. 11 binchoutan Januari 12, 2008 pukul 4:38 am

    Waktu SMA dulu ada siswa pertukaran dari Jepang yang homestay di rumah saya sekitar 1 tahun, namanya Kurahashi Emiko. otomatis dia ikut sekolah dengan saya… dan dia bingung, kaget, heran banget setiap pagi yang dia lihat adalah anak2 sekelas contek2an pekerjaan rumah, apalagi waktu ulangan umum banyak yang contek-contekan, lempar2an kertas, pokoknya segala cara cheating anak SMA deh..

    yaah maklum lah Indonesia…yang punya prinsip 1 untuk semua, semua untuk 1, saling bertoleransi, gemar membantu orang lain, dan gotong royong.. hohoho.. ( ^ ^ )

    agak aneh kalo sama istilah2 yg mereka pakai..
    McDonald… jadi Makudonaldo;
    Figura/pas foto….jadi purikura
    Thank You….jadi Sankyu
    Bis….jadi Basu…..

  12. 12 Frodo April 10, 2008 pukul 2:29 pm

    Semua itu bohoong…!!!!!!!!!!!!!!!

  13. 13 nogueira April 10, 2008 pukul 3:51 pm

    sono hanashi wa uso ! kusotare ! bukoroshiteyaru !!!

  14. 14 Piyo April 15, 2008 pukul 12:21 pm

    orang Jepang itu namanya Miyamoto-san yah….
    Dah balik tuh ke GPD…Indonesia go nya dah pera2 gitu deh…

  15. 15 david Mei 6, 2008 pukul 4:00 pm

    yah kalo jepang terkenal teknologinya indonesia ngk mau kalah terkenal jam karetgnya hahaha,,.. mungkin jalanan macet diamana2 jadi ngaret…

    Nb: coba tanyain ke org jepang kok masih ngejajah indoensia dari dulu ampe skg, skrg dijajah tgeknologinya
    ( mobil2 kebanyakan jepang punya
    ) apa reaksi mereka… thkls

  16. 16 asiaputri Mei 13, 2008 pukul 1:08 pm

    berarti, orang tadi baik…. masih mending kan? (kecuali pas bagian di gunung banyak yang pake koteka, nggak up to date bgt sih!). soalnya, cara pandang orang beda beda. ada lagi cerita lucu, orang (mana ya?) ke Indonesia pas musim banjir, pas ditanya, nggak mau ke Indonesia lagi gara gara takut banjir (khuaaaaatroooooooooook!!!!). TERRRRLALLU!! ;)

  17. 17 gurlz Desember 26, 2008 pukul 6:26 am

    pak satu lagi ttg org indo (kalo kata boss saya yg kebetulan org korea)…orang indonesia malas2…(beneran loh) hehehe

  18. 18 nana Desember 26, 2008 pukul 6:29 am

    JAM NGARET N BANJIR ADALAH BUDAYA INDONESIA (BENER BGT!!!) GM SAYA YG ORANG KOREA PUN MENG-AMINI-NYA :-D

  19. 19 Qurrata~A'yun Januari 31, 2009 pukul 5:50 am

    Bernilai tidaknya sebuah bangsa dilihat dari seberapa kuatnya memegang syariat agamanya…buktiin aja…

  20. 20 mita Juli 9, 2009 pukul 3:42 pm

    aku tetep cinta negeri ku…disana terlalu rajin bekerja….karena mereka target oriented…banyak yang stres…kl di Indonesia…relation oriented…..banyak yang sehat mental…he…he….Indonesia tercinta ku jaga dan kubela

  21. 21 imas Juli 29, 2009 pukul 11:07 am

    ana setuju banget,,,,jepang memang lebihunggul dalam berbagai hal tapi dalam semangat hidup, mereka nihil banget,,,,buktinya banyak yang bunuh diri, orang indonesia sesusah apa pun hidup tetap berjuang mati-matian..agar jangan mati sia-sia dengan bunuh diri,,


Tinggalkan Balasan




Tentang

Blog ini milik Agus Wahyudin, an ordinary person who live in extraordinary world.

Lisensi

Silahkan mengutip sebagian atau keseluruhan tulisan dalam blog ini dengan mencantumkan sumbernya karena mungkin ada karya orang lain dalam blog ini yang harus dihargai usahanya.

Banner & Button

Indonesian Muslim Blogger Blogger Indonesia Personal Blogs - Blog Top Sites

Arsip

a

Negara Pengakses

Yang sedang baca

hit counters

Jumlah Pengakses

  • 151,791 hits

RSS Ilmu Komputer

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Al-Jazeera News Update

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Detik-net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.